Disdikbud Sosialisasikan PPDB di Tengah Pandemi

Bupati Pati Haryanto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati mengadakan Sosialisasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Tahun 2020 secara Video conference di Ruang Pati Command Center (Foto : IG Prokompim Pati)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati Winarto mengadakan Sosialisasi PPDB bersama Bupati Pati Haryanto melalui Video conference di Ruang Pati Command Center. PPDB tahun ini dilaksanakan sesuai PERMENDIKBUD No. 44 Tahun 2019 dan Peraturan Bupati Pati No.21 Tahun 2020.

Mekanisme PPDB Ia meminta seluruh sekolah menyiapkan peralengkapan sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orang tua secara fisik di sekolah.

“Untuk hasil PPDB, sekolah wajib mengumumkan secara terbuka seperti informasi zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi melalui papan pengumuman sekolah, laman sekolah, maupun media lainnya,” ucap Haryanto.

Semua pihak harus mematuhi regulasi yang ada, dan dengan keterbukaan serta kepatuhan terhadap semua aturan pelaksanaan PPDB tahun 2020.

“Terakhir marilah kita bersama berdoa, semoga Pandemi Covid-19 dapat segera berakhir. Sehingga kita semua dapat kembali melanjutkan kehidupan ini secara normal dan lebih baik, anak- anak kita bisa kembali ke sekolah untuk belajar,” tambah Bupati.

Kepala Disdikbud Pati, Winarto mengatakan prinsip dan tujuan PPDB menurut PERMENDIKBUD No. 44 Tahun 2019 adalah non-diskriminasi, objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. Dan untuk ketentuan tambahan satuan pendidikan SD dan SMP yang belum terpenuhi kuota rombongan belajarnya, Winarto mengatakan sekolah dapat menerima peserta didik rawan putus sekolah (retrieval) sampai akhir bulan September 2020.

“Sekolah penerima BOS dilarang melakukan pungutan dalam rangka PPDB dan dilarang menambah rombongan belajar jika sekolah memenuhi atau melebihi ketentuan dan sekolah tidak memiliki lahan/ menambah Ruang Kelas Baru (RKB),” tandas Winarto.

Pendaftaran Online

Seluruh sekolah di Kabupaten Pati menyiapkan mekanisme penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kendati tidak ada pendaftaran melalui tatap muka, Haryanto menegaskan, satuan pendidikan wajib mengumumkan pelaksanaan dan informasi PPDB secara jelas.

Dalam Penjelasan Bupati Persentase pendaftaran jalur zonasi 60 persen, jalur afirmasi 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua/wali lima pesen dan jalur prestasi 20 persen dari daya tampung sekolah. Bila ada sekolah yang kelebihan pendaftar agar melaporkan ke Disdikbud, ke sekolah lain yang lebih membutuhkan.

“Para Kepala Sekolah diharapkan mematuhi pembagian zonasi dan jumlah rombongan belajar yang telah diatur dalam Peraturan Kepala Dinas tentang PPDB TK dan SD,” tambah bupati.