GNOTA Serahkan Bantuan Kepada Anak Didik Kurang Mampu

Penyerahan bantuan kepada Anak Asuh di Wilayah Kabupaten Pati, Rabu (21/8/2019) di Pendopo Kabupaten Pati. (Foto : IG Humassetda Pati)

Pendopo Kabupaten – Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Pati serahkan bantuan kepada Anak Asuh di Wilayah Kabupaten Pati, Rabu (21/8/2019) di Pendopo Kabupaten Pati. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa-siswi SD, SMP, SMA se-Kabupaten Pati.

Dihadiri sekitar 300 orang tamu undangan, Bupati Pati Haryanto, Dandim 0718/Pati Arief Darmawan, Kapolres Pati diwakili oleh Waka Polres M. Ifan Hariyat , Kejaksaan Negeri Pati, Kepala Pengadilan Negeri Pati, Sekda Suhariyono, Anggota DPRD Kab. Pati Sri Endah Wahyuningati, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Pati, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pati, Ketua LGN – OTA Kabupaten Pati Musus Haryanto juga turut hadir.

GNOTA memberikan bantuan dengan jumlah untuk jenjang SD Rp. 300 ribu, jenjang SMP Rp. 400 ribu, jenjang SMA Rp. 600 ribu , dengan total 205 anak.

Bupati Pati menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah lama berlangsung dan ini termasuk bentuk kepedulian pemkab kepada anak didik kurang mampu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk Kepedulian Pemkab Pati, dan tidak kali ini saja tapi sudah berlangsung lama, Saya berharap jangan dilihat dari nilainya tetapi bentuk kepedulian Pemkab Pati bekerja sama dengan Baznas kepada anak didik yang kurang mampu,” tambah bupati.

Harapannya bisa meringankan dan membantu Orang tua dan keluarga tidak mampu agar anaknya tetap bisa sekolah serta untuk memberikan motivasi belajar bagi anak.

“Guru dan orang tua agar juga ikut mendukung supaya anak-anak tetap bisa belajar, Selain kegiatan hari ini dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Pati juga akan memberikan bantuan kepada anak yang berprestasi sebanyak 850 anak, baik SD dan SMP, bagi anak SD senilai 1 juta sedangkan SMP 1,5 juta,” ucap bupati.

Peran serta GNOTA yang menjadi pelopor bentuk kepedulian kepada anak yang kurang mampu dalam bidang pendidikan agar bisa melanjutkan sekolah.

Urgensi Gerakan Nasional Orang Tua Asuh

GNOTA merupakan sebuah gerakan inisiatif dari masyarakat untuk menjaga agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan dasar sebagai landasan meraih masa depan yang baik. Pendidikan Dasar, menurut Bupati menjadi fondasi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang menghadapi masa depan.

Secara nasional pemerintah Indonesia menetapkan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun sejak tahun 1996. Awal gerakan nasional orang tua asuh bertujuan untuk menggerakkan kesadaran masyarakat dalam mencapai tujuan pendidikan di Indonesia, Setiap tahun GNOTA memiliki target anak asuh yang akan dibantu.

“Dengan semakin bertambahnya anak asuh maka kita semakin gencar mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjadi orang tua asuh guna mencerdaskan anak Indonesia,” ungkap Haryanto.

Ketua GNOTA Musus Indarnani, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja GNOTA Kabupaten Pati tahun 2019.

“Tujuannya untuk meringankan dan membantu anak asuh dari keluarga tidak mampu atau miskin yang masih duduk di bangku sekolah SD/MI/SMP MTS/ SMA /MA,” tandas Musus.