Desa Trangkil Launcing Klinik BUMDes Sehat

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Meresmikan Klinik BUMDes Sehat di Trangkil (Foto: humassetdapati/instagram)

Trangkil, PATI –  Wakil Bupati Pati Saiful Arifin meresmikan Klinik BUMDes Sehat di Trangkil, Rabu (22/5/2019), launching ini merupakan salah satu bentuk upaya yang bagus, sebab apabila saat ini ada sekitar 150 desa yang baru bergabung, dengan adanya klinik ini, membuktikan bahwa BUMDes korporasi / BUMDes Bersama Maju Mandiri Sejahtera ini mulai berjalan dan mulai terlihat usahanya.

“Mudah-mudahan launching klinik ini merubah cara pandang bahwa untuk pemberdayaan masyarakat desa, tidak bisa berjalan sendiri – sendiri namun harus dapat kompak dan bersatu,” ungkap Wabup.

Menurut Safin, di Kabupaten Pati terdapat 401 desa, yang tentunya dapat menjadi satu kekuatan, baik dari sisi modalnya, maupun dari sisi pasarnya.

“Uangnya dari desa, manfaatnya dari desa, dan pasarnya juga sudah ada yakni dari masyarakat desa,” tambahnya.

Safin pun menambahkan nantinya, secara bertahap, selain memberikan layanan yang prima, juga menghasilkan keuntungan guna pemberdayaan masyarakat.

BUMDES ini, banyak manfaat yang didapat bagi desa yang memiliki. kekuatan ini dapat diperhitungkan dan dapat dimanfaatkan dari desa untuk desa.

“kalau ada keuntungan yang dihasilkan dari BUMDes bersama ini, nantinya keuntungan tersebut akan kita kembalikan kepada BUMDes yang ada di desa – desa. Selain itu, ini membuktikan bahwa, kekuatan desa ini dapat diperhitungkan dan dapat dimanfaatkan dari desa untuk desa,” tandas Safin.

Safin juga berharap di tahun 2019 ini, BUMDes yang belum bergabung, untuk dapat bergabung dengan BUMDes Korporasi ini, Ia pun berharap launching ini dapat menjadi titik awal bagi Klinik Pratama BUMDes Sehat, yang dalam waktu dekat, kurang lebih akan membuka 12 klinik di lokasi lainnya.

“Ini bukan berarti bersaing dengan Puskesmas, namun salah satu upaya agar pelayanan masyarakat itu cepat menyebar ke masyarakat. Terlebih keuntungan tersebut nantinya akan kembali ke desa,” ungkap Wabup.

Pengembangan BUMDes

Sudah terkumpul dana di Desa Korporasi sekitar 5 miliar. Dengan adanya korporasi ini diharapkan bisa menjawab kendala yang dihadapi BUMDes untuk merintis usaha yang tentunya memiliki profit yang jelas. dengan modal yang terkumpul ini nantinya akan digunakan untuk membangun bisnis yang menguntungkan bagi pemegang modal yakni desa melalui BUMDes. Dimana keuntungan ini akan dikembalikan ke desa.

Tips bisnis dengan para pengelola BUMDes pun di bagi oleh wakil bupati pati saiful arifin dengana latar belakang pengusaha.

“Ketika ingin membangun bisnis, semua kekuatan harus dikumpulkan, kekuatan finansial, pengelolaan dan lainnya,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga akan membuat star-up yang bisa bersinergi layaknya e-commers untuk membantu pemasaran produk yang dihasilkan oleh BUMDes atau UMKM di tiap desa.