Peresmian Monumen Bandeng Raksasa, Ikon Penggerak Ekonomi Kedaerahan

Peresmian Proyek Pembanguna Pati (Humas Setda Pati)

SOKOKULON, Margorejo – Monumen bandeng raksasa Rabu (9/1/2018) diresmikan Bupati Haryanto bebarengan dengan peresmian 550 proyek pembangunan senilai 314,2 Milyar yang digarap sepanjang tahun 2018. Bandeng raksasa ini terletak di Jalur Lingkar Pati Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan 550 proyek yang dibangun bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan sebagai bukti pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah membuahkan hasil.

“Pengalaman menunjukkan, bahwa upaya Pemkab untuk melaksanakan berbagai pembangunan di berbagai bidang telah membuahkan hasil. Data dari BPS menyatakan kemiskinan di Pati turun signifikan, hingga tinggal 9,9 persen saja,” ungkap Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa pembangunan proyek ini  sebagai fasilitas yang dapat dipergunakan masyarakat dalam menunjang perekonomian daerah. Juga menegaskan bukan atas suatu kebutuhan pribadi atau kelompok tertentu.

“Akan tetapi ini merupakan sebuah keinginan untuk memberikan fasilitas infrastruktur dan fasilitas lainnya yang mampu mendongkrak jalannya kegiatan ekonomi masyarakat Pati,” tambah Haryanto.

Asisten Pemerintahan Sekda  Sudiyono menambahkan alokasi proyek pembangunan sebanyak 550 pekerjaan dari dana umum dan daerah, dana dari pemerintah pusat, dan dari pemerintah provinsi.

“Proyek pembangunan tersebut telah dianggarkan oleh Pemkab sebanyak Rp 314.242.233.600,” tandas Sudiono.

Diantara proyek pembangunannya adalah 145 peningkatan Jalan Juwana-Guyangan dan  Jalan Cengkalsewu sampai perbatasan Kudus. 65 proyek drainase dan trotoar di Jl. Kyai Saleh, dan perbaikan drainase serta trotoar Jalan Pati-Gembong.

“Proyek pembangunan gedung sebanyak 197 pekerjaan. Diantaranya adalah pembagunan Puskesmas di Kecamatan Trangkil, revitalisasi pasar Juwana. Serta 3 paket pekerjaan jembatan, yang Jembatan Koripandriyo/Soko, Kecamatan Gabus,” tambah Sudiyono.

Pemkab juga menambahkan 5 proyek taman yang diantaranya adalah taman Bandeng di ujung barat JLS Sokokulon yang diresmikan ini.

Nilai Filosofis

Patung Bandeng Raksasa yang baru saja diresmikan, terletak di ujung barat Jalur Lingkar (JLS) Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Pati memiliki nilai filosofis bagi ikon penggerak ekonomi di Pati.

Dari segi ekonomi ikan bandeng ini merupakan salah satu sumber daya ekonomi terbesar Kabupaten Pati, sedangkan roda gear berwarna kuning emas pada tubuh monumen bandeng menunjukkan bahwa kerajinan kuningan Juwana juga merupakan penggerak perekonomian warga.

“Diharapkan dapat menegaskan kembali bahwa Bandeng Juwana yang ternama di kota tetangga justru berasal dari Kabupaten Pati.” Harap Bupati Pati Haryanto.

Lalu simbol-simbol mesin yang bergerak memutar dari bahan kuningan dan logam itu menegaskan bahwa Pati selalu bergerak dinamis. 

“Perputaran mesin menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat Pati terus berputar hingga anggapan Pati sebagai Kota Pensiunan dapat terbantahkan” tambah Bupati.