Jalan Sehat Memperingati Milad Muhammadiyah Ke-106

Pengibaran bendera Start dalam kegiatan jalan sehat Milad Muhammadiyah 106

ALUN-ALUN, Pati Lor – Minggu (18/11/2018), Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pati menyelenggarakan Milad Ke-106 di Alun-alun Simpang 5. Bupati dan Forkompimda turut hadir, kali ini Milad 106 Muhammadiyah mengusung tema ‘Ta’awun Untuk Negeri’.

Kegiatan jalan sehat Milad Muhammadiyah ini serempak dilakukan se-Jawa Tengah, puncak peringatan Milad Muhammadiyah Nasional 106 dilangsungkan di Pendopo pura Mangkunegaran Surakarta.

Ketua PD Muhammadiyah Pati Asnawi mengatakan ada 35 kabupaten atau kota yang secara bersamaan menyelenggarakan acara jalan sehat di daerah masing-masing.

“Dari total peserta se-Jawa Tengah diharapkan mampu memecahkan rekor MURI untuk jumlah peserta jalan sehat terbanyak,” ungkap Asnawi.

Kegiatan jalan santai ini banyak dorprise yang di sediakan oleh penyelenggara, salah satunya hadiah utama berupa sepeda motor dan hadiah hiburan lainnya. Hadiah ini berasal dari para donasi, para pimpinan, amal usaha, anggota simpatisan Muhammadiyah serta tokoh, dan masyarakat Pati. Tak ketinggalan Bupati Pati hari ini juga berperan mendonasikan tiga buah sepeda gunung untuk memeriahkan Milad.

Jalan santai ini, juga dilakukan penggalangan dana untuk Indonesia Siaga Bencana yang dikoordinir oleh Lazismu Pati. Adapun perolehan ini terkumpul sebesar Rp 173.421.400,-

Bupati Haryanto mengatakan jalan sehat sebagai wahana berolahraga baik untuk kesehatan masyarakat, sekaligus menjalin silaturahim di antara kader, warga, simpatisan, dan masyarakat umum.

“Selain sebagai wahana olahraga dan silaturahim, peserta jalan sehat diminta bersedekah untuk membantu saudara-saudara yang menjadi korban bencana di berbagai daerah, ini hal yang baik,” jelas Bupati.

Dalam sambutannya juga Bupati mengucapkan selamat atas Milad Muhammadiyah ke-106.

“Semoga bisa memberikan naungannya kepada umat muslim di masyarakat Kabupaten Pati khususnya warga Muhammadiyah dan dampaknya tidak hanya warga Muhammadiyah saja akan tetapi dampaknya pada masyarakat Kabupaten Pati,” tandas Buapti.