Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018, Bupati Apresiasi Kinerja BPN Pati

Jalan Sehat Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018 Kabupaten Pati, Minggu (4/11/2018). (Kodim Pati)

SUKOHARJO, MargorejoBupati Pati Haryanto mengapresiasi kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pati. Hal tersebut disampaikan Bupati saat Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018 di sekitaran Gedung BPN Pati, Minggu (4/11/2018). Untuk memeriahkannya, BPN Pati menyelenggarakan Jalan Santai.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya selaku kepala daerah berterima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini. Karena, meskipun BPN merupakan kewenangan dari pemerintah pusat, namun penerima hasil dan manfaatnya adalah masyarakat Pati.

“Saya juga berterima kasih atas pelayanan-pelayanan yang semakin maju dan dibenahi, yang mana proses pembuatan sertifikat ini, dari tahun ke tahun semakin meningkat jumlahnya. Terlebih, adanya program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang dulu sempat disebut dengan Program Nasional (Prona),” ujar Bupati.

Keberadaan BPN, sambung Bupati, memang dibutuhkan. Sebab, tanah tidak bisa diproduksi maupun bertambah. Dengan jumlah masyarakat yang semakin meningkat, justru tanah yang ada semakin berkurang.

“Semoga Program PTSL di Pati segera tuntas tanpa ada persoalan,” harapnya.

Jalan Santai memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018 dihadiri pula oleh Ir. Suharyono, MM, (Sekretaris Daerah Pati), Arif Darmawan, S.Sos (Komandan Kodim 0718) serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Sebelum Jalan Santai, Bupati Pati mendapat kehormatan untuk menerbangkan merpati, yang sebelumnya ditandai dengan pelepasan balon oleh Kepala BPN Pati, Yoyok Hadimulyo Anwar. Jalan santai diikuti oleh para pegawai BPN, para notaris, dan PPAT di lingkungan Kabupaten Pati, serta warga sekitar.

Kepala BPN Pati menyampaikan, Jalan Santai ini merupakan puncak kegiatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (Hantaru) yang rangkaian acaranya telah dilaksanakan di akhir September 2018.

“Kami segenap keluarga BPN Pati mengucapkan maaf, apabila dalam kegiatan maupun pelayanan yang ada, membuat masyarakat kurang berkenan,” tandas Yoyok.

Program PTSL Selesaikan Sertifikasi Lahan Sesuai Target

Metode PTSL program Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No. 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No. 2 tahun 2018.

Proses pendaftaran tanah ini, pertama kali yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program PTSL, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Program PTSL dapat merealisasikan pembangunan yang rata bagi Indonesia. PTSL akan mempermudah pemerintah daerah untuk melakukan penataan kota. Selain itu, dapat memastikan penerima sertifikat tepat sasaran, yakni para nelayan dan petani serta masyarakat lainnya agar mereka dapat memulai peningkatan kualitas hidup yang lebih baik.

Kementerian ATR/BPN memastikannya, dengan penggunaan tenaga juru ukur, petugas PTSL yang berkualitas dan berkompeten, mulai dari penyuluhan, pendataan, pengukuran, Sidang Panitia A, Pengumuman dan pengesahan, serta penerbitan sertipikat. Kementerian ATR/BPN juga memastikan seluruh proses tersebut dilakukan secara mudah, transparan, dan efisien.