Aksi Corat-Coret Tembok Mendapat Dukungan Positif Dari Bupati

Bupati Haryanto mebuka Lomba Mural (IG Humas Sekretaris Daerah Pati)

GEMBLEB, Kutoharjo – Minggu (11/11/2018) Bupati Pati Haryanto menghadiri Lomba Mural ‘Bumiku Rumahku’ di Kompleks Bank Sampah Induk (BSI) Kabupaten Pati. Lomba ini bertujuan untuk menyalurkan bakat seni peserta mural dengan media yang tepat.

Lomba ini diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai elemen, ada juga para pelajar yang ikut berkontribusi.

Dengan adanya lomba mural ini bupati memberikan kesempatan kepada kawula muda maupun masyarakat yang senang berkreasi di dinding untuk terus berkreasi.

“Dengan adanya lomba mural, malah mengubah lingkungan menjadi baik dan tertata indah dibandingkan corat-coret yang tidak bermanfaat, tapi kalau ini kan bisa menggambarkan sesuai dengan kemampuannya,” pungkasnya.

Kegiatan mural sudah banyak dilakukan di daerah-daerah lain hingga akhirnya menjadi daerah wisata.

“Seni menghias tembok ini bisa menjadi embrio wisata di Pati kota,” tambah Bupati.

Wakil Ketua DPRD Pati Joni Kurnianto mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para pemuda penggerak masyarakat. Ia berharap, dari lomba ini akan melahirkan lebih banyak individu yang mampu memberikan kontribusi bagi Kabupaten Pati.

“Para peserta diharapkan mampu mengatasi masalah di lingkungan tempat tinggalnya. Mampu melihat berbagai macam permasalahan dan mampu memberikan solusi efektif bagi masyarakat sekitar,” ujar Joni.

Mural Sebagai Seni Masa Kini

Mural merupakan sebuah kata yang cukup asing di dengar bagi sebagian orang khususnya orang awam.

Seni mural sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bahkan jika ditilik dari sejarah. mural sudah ada sejak 31.500 tahun yang lalu tepatnya pada masa prasejarah.

Pada masa itu terdapat sebuah lukisan yang menggambarkan sebuah gua di Lascaux yaitu daerah Selatan Prancis. Mural yang dibuat pada masa prasejarah tersebut menggunakan sari buah sebagai cat air.

Pada masa prasejarah, negara yang paling banyak memiliki lukisan dinding atau mural tidak lain yaitu Prancis. Salah satu mural atau lukisan dinding yang paling terkenal pada saat itu yaitu mural karya Pablo Picasso.

Pablo Picasso membuat sebuah mural yang dinamakan Guernica atau Guernica y Luno. Mural ini dibuat pada saat terjadinya peristiwa perang sipil di Spanyol pada tahun 1937.

Tujuan dibuatnya mural ini yaitu untuk memperingati peristiwa pengeboman oleh tentara Jerman yang terjadi di sebuah desa kecil dimana kebanyakan diantara mereka yaitu masyarakat Spanyol.