Simyandu Akan Mencakup 42 Perizinan

Pemkab meluncurkan aplikasi Siyamdu yang melayani emat jenis perizinan, yaitu Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Ijin Masuk Kota. (Sumber: Pemkab Pati)

Pati, PATIDAILY.COM ** Tahun ini secara bertahap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan memberikan pelayanan 42 jenis perizinan yang ada melalui satu aplikasi bernama sistem pelayanan terpadu (Simyandu).

Belum lama ini Pemkab telah meluncurkan aplikasi Siyamdu yang melayani emat jenis perizinan, yaitu Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Ijin Masuk Kota.

Keberadaan aplikasi itu diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan perizinan. Melalui Simyandu, inverstor yang sedang mengajukan permohonan usahanya, dapat memantau perkembangan tahapan pengurusannya. Pemohon perizinan pun tidak perlu berkali-kali datang ke Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) untuk mengecek perkembangan perizinannya.

Plt. Sekretaris Daerah Pati, Suharyono, mengatakan peluncuran aplikasi tersebut sebagai upaya pemerintah mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat di bidang perizinan berbasis teknologi informatika terbaru.

“Tentunya semakin lama semakin berkembang. Ke depan kami akan gunakan juga dengan sistem online. [Jenis] yang dilayani dengan sistem ini ada empat, [yaitu] IMF, TDP, SIUP dan Ijin Masuk Kota. Ini jangka pendek, Insyaallah tahun ini dari 42 perijinan itu bisa memakai aplikasi Simyandu semua,” ungkapnya seperti dikutip situs Pemkab Pati belum lama ini.

Kasi Aplikasi Diskominfo Pati, Arief F., mengatakan aplikasi Simyandu merupakan pengembangan dari Tim Diskominfo Pati. Saat ini ada empat perizinan yang dilayani aplikasi Simyandu. Di antaranya IMB, ijin masuk kota, SIUP dan TDP. Ke depan, 42 jenis perizinan sesuai SK Bupati tentang Pendelegasian Wewenang Perijinan ke DPMTSP, secara bertahap akan diaplikasikan di aplikasi Simyandu.

Sementara itu, Plt. Kepala DPMTSP Pati, Sudiyono, mengatakan pihaknya telah mengirimkan timnya untuk mengikuti pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dan kemampuannya. Selain itu dilakukan pula penyempurnaan sarana dan prasarana untuk mendukung percepatan target pengoperasian aplikasi tersebut.

“Tentu kami harus mempersiapkan infrastruktur maupun SDM-nya,” kata dia dikutip situs tersebut.

Sudiyono juga mengatakan masih mempertimbangkan soal pelayanan secara online. Terutama menyangkut tanda tangan, keamanan dan keabsahannya perizinan yang diterbitkan.

Diketahui pada 2 Agustus lalu Pemkab Pati meluncurkan aplikasi Simyandu di ruang rapat Pragolo Setda Pati. Kegiatan itu dihadili oleh Plt. Sekda Pati, Suharyono mewakili Bupati Pati, serta oleh seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Pati.