Dishub Pati Maksimalkan Sektor Retribusi Guna Tingkatkan Pendapatan Daerah

ilustrasi pendapatan asli daerah. (sumber istimewa)

Pati, PATIDAILY.COM ** Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati menajdi salah satu andalan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat sektor penarikan retribusi. Selama tahun 2016 hinga triwulan pertama 2017 penarikan retribusi telah menenuhi target.

Dishub Pati mengelola empat jenis retribusi yakni retribusi parkir, pengujian kendaraan bermotor, terminal dan izin trayek. Dana yang dihimpun selama tahun 2017 sudah mencapai hampir Rp1,5 miliar.

Dikutip dari website Radio PasFM, Kepala Dinas Perhubungan Pati, Tri Haryama menerangkan keempat retribusi yang memiliki pendapatan terbanyak adalah dari pengujian kendaraan bermotor.

“Jumlah itu didominasi dari retibusi PKB, yakni Rp. 825 juta, retribusi termminal Rp. 362 juta, retribusi parkir Rp. 289,8 juta, dan retribusi izin trayek Rp. 15 juta,” beber Tri.

Retribusi untuk I zin trayek tergolong kecil karena retribusi yang dikenakan secara tentatif atau pada waktu tertentu seperti izin kendaraan angkut tebu. Masih menurut Tri mencontohkan saat musim tebang tebu masyarakat baru sibuk mengurus izinnya.

Untuk meningkatkan pendapatan melalui retribusi, tutur Kepala Dishub Kabupaten Pati, Tri Haryama, pihaknya terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Dishub selalu koordinasi, jika dari pengamatan tim Dishub ada yang belum maksimal, akan dimaksimalkan,” tutupnya.