Bangun Komitmen 100 Persen Konten Lokal, Pati Daily Gelar Training Jurnalistik

ANTUSIAS – Peserta Training Jurnalistik Pati Daily tampak antusias mengikuti materi. (Foto: Putri Meilani)

Pati, PATIDAILY.COM ** Bertekad membangun komitmen jurnalisme sepenuhnya berkonten lokal, Pati Daily menggelar Training Jurnalistik. Acara diselenggarakan pada Jumat-Sabtu (23-24/12/2016) di Dialogue Cafe Pati. Bertemakan ‘Menulis yang Baik atau Diam’, training menyasar peminat tulis-menulis di Kabupaten Pati.

“Kami berkomitmen 100 persen konten lokal. Hanya menulis tentang Kabupaten Pati. Selain itu, kami memegang teguh jurnalisme positif. Good news is a good news. Beritakan yang baik tentang Pati maka orang akan tertarik pada Pati,” ujar Chief Editor of Pati Daily, Abdullah Asshoodiq, sesaat sebelum acara dimulai.

Menurutnya, acara bertujuan membentuk tim redaksi yang terus berkembang dan berjaya. Pati Daily, sambung Abdullah, memberikan kesempatan bagi mereka yang mempunyai bakat dan minat pada tulis-menulis.

“Semoga usaha dalam kerja keras dapat membuahkan hasil pada Pati Daily khususnya dan warga Kabupaten Pati pada umumnya. Harapan demi harapan semoga dapat dicapai dalam dunia kejurnalistikan Pati Daily,” tuturnya.

Ia berharap, peserta benar-benar serius dan berkenan untuk bekerja dalam tim, sehingga apa yang menjadi tujuan training dapat tercapai.

Peserta didelegasikan dari mahasiswa dan pelajar di Kabupaten pati dengan syarat memiliki minat pada dunia kejurnalistikan. Peserta yang hadir, yaitu dari Akbid Bakti Utama Pati, STAI Pati, dan perwakilan MAN Pati. Acara didesain santai, baik susunan acara dan kondisi suasana di dalam ruangan.

Pada kesempatan itu, hadir beberapa pemateri senior, di antaranya dari Kota Solo, Okky Meidia Fajar, dan Kudus Daily, Ali Asfuri. Panitia sengaja mengundang pemateri senior agar peserta mendapatkan pengalaman lebih dalam.

Selama acara berlangsung, peserta sangat antusias dengan materi-materi yang disampaikan, sehingga peserta semakin bersemangat pada dunia kejurnalistikan.

Potensi Kabupaten Pati

Kabupaten Pati memiliki banyak potensi yang dapat diolah lebih maksimal, untuk kesejahteraan warga. Bappeda Kabupaten Pati mencatat, di wilayah paling utara Kabupaten Pati terdapat laut sebagai sumber perikanan tangkap dengan panjang pantai ± 60 km.

Kabupaten Pati memiliki wilayah daratan seluas 150.368 ha, terdiri dari lahan pertanian sawah seluas 59.332 ha, lahan pertanian bukan sawah seluas 66.086 ha, dan lahan bukan pertanian seluas 24.950 ha.

Selain itu, terdapat berbagai kekayaan alam, seperti panorama pegunungan, areal pertanian, perikanan darat, peternakan, perkebunan, pertambangan, serta obyek wisata, baik alam, religi, dan buatan.

Mengacu pada Perda Kabupaten Pati Nomor 5 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, pengembangan kawasan peruntukan industri di Kabupaten Pati mencakup pengembangan kawasan industri manufaktur besar dan menengah serta pengembangan industri kecil dan rumah tangga, meliputi seluruh wilayah Kabupaten Pati.

Industri manufaktur meliputi Kecamatan Margorejo (306 ha) dan Kecamatan Pati (200 ha). Industri manufaktur berbasis perikanan meliputi Kecamatan Juwana (102 ha) dan Batangan (318 ha). Industri agro dan pertambangan, meliputi Kecamatan Tayu (30 ha), Kecamatan Trangkil (24 ha), Kecamatan Margoyoso (53 ha), Kecamatan Tambakromo (300 ha), Kecamatan Kayen (48 ha), dan Kecamatan Sukolilo (117 ha).